Selasa, 15 November 2011

Siraman Rohani KRISTIANI (MENGAPA ANDA MASIH JOMBLO)



Tidak banyak orang yang memiliki karunia untuk melajang. Namun jika Anda tidak memiliki karunia ini dan Anda sebenarnya sudah bosan untuk hidup menjomblo, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut supaya Anda bisa membangun sebuah harapan yang realistis dalam membangun sebuah hubungan dan menemukan orang yang tepat untuk Anda. Ada beberapa hal yang menghalangi Anda mendapatkan pasangan hidup :

1. Merasa diri Anda sempurna. Baik pria maupun wanita sering merasa dirinya sempurna sehingga hanya orang yang benar-benar beruntung yang bisa mendapatkannya. Mungkin kita memang seorang baik, tetapi kita juga manusia dan kita tidak sempurna. Coba tuliskan daftar berisi hal-hal yang mungkin membuat seorang lelaki menolak berkencan dengan Anda.

2. Memiliki pilihan tak terbatas. Banyak orang yang merasa tidak puas dengan apa yang dimilikinya. Begitu pula dalam mencari pasangan hidup. Ketika Anda menemukan seseorang yang baik, tetapi Anda masih bertanya-tanya apakah ada yang lebih baik di luar sana, jadi Anda terus mencari. Akhirnya, waktu terus berjalan dan Anda tidak juga memperoleh yang lebih baik itu?

3. Mudah menilai orang lain. Anda mungkin seorang yang terlalu sering menilai dan menghakimi orang lain. Jangan menilai penampilan seseorang dari luarnya saja. Banyak orang yang memiliki penampilan yang kurang menarik namun berkarakter menarik.

4. Terlalu pemilih. Menurut survey, perempuan lebih pemilih dibandingkan lelaki. Ketika melihat profil seorang lelaki secara online, perempuan menilai berdasarkan kriteria objektif seperti tinggi badan atau kecintaannya terhadap olahraga.

5. Bibit unggul. Setiap orang tentu menginginkan yang terbaik untuk dirinya dalam segala hal, termasuk dalam urusan mencari pasangan hidup. Jika mungkin, Anda tentu ingin mendapatkan seseorang yang memiliki kualitas unggul. Akan tetapi, orang jenis ini tentu sama pemilihnya dengan Anda.

Kenapa Anda masih jomblo? masalahnya mungkin bukan pada orang lain tetapi Anda perlu intropeksi dan melihat secara jujur ke dalam diri Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar